Kolam terpal merupakan salah satu alternatif kolam budidaya lele yang relatif murah jika dibandingkan dengan kolam lain seperti kolam tanah dan kolam beton. Kolam terpal juga mampu mengatasi berbagai resiko yang terjadi pada kolam tanah maupun kolam beton.
Kolam terpal sendiri dibuat dengan menggunakan terpal pabrikan yang dipres sehingga air tidak bocor. Lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat kolam terpal juga dapat berupa tanah tak terpakai, halaman belakang rumah, garasi yang tak terpakai, dan lahan-lahan tak terpakai lainnya.
Beberapa keuntungan positif menggunakan kolam terpal dibanding menggunakan kolam tanah atau kolam beton adalah:
- Terhindar dari pemangsaan ikan liar ataupun terhindar dari ikan liar yang berpotensi untuk berkompetisi dengan lele dalam kolam untuk makanan.
- Dapat dilengkapi dengan pengatur volume air yang bermanfaat untuk mempermudah penggantian air maupun proses panen. Ketinggian air juga dapat lebih mudah diatur sesuai dengan usia ikan.
- Lebih mudah dan murah untuk diduplikasi, sehingga dapat dikembangkan sebagai usaha mikro maupun makro.
- Lele relatif tidak berbau dibandingkan jika dikembangkan dengan metode kolam lainnya.
- Tidak memerlukan banyak lahan untuk mengoperasikannya. Kolam terpal juga dapat dengan mudah dipindahkan tidak seperti kolam tanah atau kolam beton yang memerlukan lahan permanen.
Meskipun memiliki beragam keunggulan, bukan berarti kolam terpal merupakan cara terbaik untuk membudidaya ikan lele. Khususnya jika anda ingin membudidaya lele dalam jangka panjang. Kolam yang lebih permanen akan lebih cocok untuk anda yang ingin menjadikan bisnis budidaya lele sebagai pemasukan utama anda.
Berikut beberapa kelemahan kolam terpal dibandingkan dengan kolam tanah maupun kolam beton:
- Rawan bocor. Lahan tempat meletakkan kolam terpal harus bebas dari sudut-sudut lancip. Hati-hati juga dalam memberikan pakan tambahan untuk lele, karena terkadang makanan juga dapat menyebabkan kebocoran pada terpal. Hewan pengerat seperti tikus juga senang mengunyah terpal sehingga tikus juga merupakan salah satu penyebab utama bocornya kolam terpal. Terpal juga mungkin tertusuk kawat atau paku dari bambu penegak dinding kolam.
- Mudah lapuk karena hujan. Peternak juga harus mencari cara agar bagian luar kolam terpal tidak sering terkena hujan, karena dapat menyebabkan terpal lapuk. Hal ini juga akan mengakibatkan rusaknya terpal sebelum waktunya.
- Tidak awet. Usia rata-rata kolam terpal hanya sekitar 2 tahun. Sementara kolam tanah dan kolam beton dapat berusia hingga puluhan tahun selama dijaga agar tidak terlalu berlumut.
- Miskin ion-ion dan mineral dari tanah. Salah satu keunggulan kolam tanah adalah karena tanah banyak mengandung mineral renik yang penting bagi nutrisi ikan lele. Tanah juga berfungsi sebagai penstabil ion dalam air. Ketika air kekurangan ion, tanah akan memberikannya. Ketika air kelebihan ion, tanah akan mengikatnya. Ikan yang dibiakkan di kolam terpal mungkin tidak tumbuh sebesar dan secepat ikan yang dibiakkan di kolam tanah kecuali jika pemilik menambahkan zat tambahan seperti mineral ke dalam air kolam terpal.
- Air kolam terpal lebih cepat bau. Hal ini disebabkan karena kolam terpal tidak memiliki bakteri yang dimiliki oleh kolam tanah yang berfungsi sebagai perombak bahan organik dan penyuplai mineral bagi bakteri. Perombakan bahan organik yang cepat akan membantu mengurai pakan lele yang tidak habis sehingga tidak berada terlalu lama di dalam air. Kolam terpal akan lebih cepat bau karena proses pembusukan pakan lele yang tidak habis akan memakan waktu lebih lama dan dapat mengurangi kadar oksigen dalam air karena proses pembusukan (oksidasi) membutuhkan oksigen.
Pemilihan jenis kolam tentu akan sangat bergantung pada tujuan anda beternak lele. Jika anda mempertimbangkan masalah biaya, mobilitas, dan kemudahan pengembangan, tentu anda akan memilih kolam terpal.
Namun jika prioritas anda adalah kualitas lele, penggunaan kolam dalam jangka panjang, dan anda tipe orang yang tidak mau repot mengganti kolam tiap tahun, dan memiliki budget, maka tentunya anda akan memilih kolam yang lebih permanen seperti kolam beton atau kolam tanah.

Itu beberapa hal menarik di sana. Terima kasih untuk posting itu.